Selasa, 06 Februari 2018

Sistem Pemerintahan

SISTEM PEMERINTAHAN

A. Siswa diharapkan dapat :
1.     Menguraikan kembali pengertian sistem pemerintahan
2.     Mengidentifikasi ciri sistem presidensial dan parlementer
3.     Mengklasifikasikan suatu negara yang menggunakan sistem pemerintahan presidensial atau parlementer
4.     Menguraikan kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer

B. Materi Pokok
1.     Pengertian sistem pemerintahan
2.     Ciri-ciri sistem pemerintahan  Presidensial dan Parlementer
3.     Sistem pemerintahan  Presidensial dan Parlementer di berbagai Negara
4.     Kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer.

C. Uraian Materi Pokok
A.   Pengertian Sistem Pemerintahan
Sistem Pemerintahan, adalah susunan yang teratur dari berbagai kegiatan atau hubungan-hubungan kerja antara lembaga legislative, eksekutif dan yudikatif dalam penyelenggaraan pemerintahan suatu Negara.
Berdasar pengertian di atas untuk Indonesia lembaga legislative (Pembuat UU) adalah DPR, DPRD TK.I, DPRD TK. II, Eksekutif (Pelaksana UU ) adalah pemerintah dalam hal ini mulai Presiden, menteri, gubernur, bupati/walikota, camat, lurah/desa, kepala lingkungan, kepala dusun, RW, RT.  Untuk Yudikatif (Pengawas/penegakan UU ) adalah MA bersama lembaga pengadilan di lingkungannya seperti pengadilan negeri, pengadilan tinggi, pengadilan agama, pengadilan militer, pengadilan tata usaha negara.
Pengertian di atas mencakup juga semua lembaga negara lainnya  seperti BPK, MPR, DPD, Jaksa Agung, POLRI, MK, KY, Dewan Pertimbangan Presiden, dan semua jajaran pemerintahan Indonesia.
B.   Ciri-ciri sistem pemerintahan Presidensial dan Parlementer
Dalam pembahasan ini akan di kemukakan ciri-ciri pokoknya saja sebagai tanda atau indikator dominan atau kuat dari kedua sistem pemerintahan tersebut.
          Sebelum kepembahasan itu kita akan menentukan perbedaan yang mendasar antara kedua sistem pemerintahan tersebut.  Bila dalam pemerintahan suatu negara itu kepala negaranya seorang ratu, raja, kaisar atau presiden dan kepala pemerintahannya adalah seorang perdana menteri maka negara tersebut menggunakan sistem pemerintahan parlementer, sedangkan apabila suatu negara tertentu dalam pemerintahannya menggunakan presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan dan tidak menggunakan perdana menteri maka negara tersebut jelas menggunakan sistem pemerintahan presidensial.
           Dalam sistem pemerintahan presidesnsial yang menjadi kunci dalam pengelolaan kekuasaan pemerintahan negara adalah eksekutive atau presiden, sedangkan untuk parlementer yang memiliki peran penting dalam pemerintahan adalah legislative atau parlemen. 
          Di bawah ini adalah ciri yang dapat membedakan kedua sistem pemerintahan tersebut :

NO
Ciri Presidensial
NO
Ciri Parlementer
1
Kepala negara adalah presiden
1
Kepala negara adalah raja, ratu, kaisar,  atau presiden
2
Kepala pemerintahan adalah presiden
2
Kepala pemerintahan adalah perdana menteri
3
Menteri diangkat, diberhentikan, bertanggungjawab kepada presiden
3
Menteri diangkat, diberhentikan, bertanggungjawab kepada parlemen (DPR)
4
Presiden tidak dapat membubarkan parlemen (DPR)
4
Raja, ratu, kaisar dapat membubarkan parlemen
5
Menteri tidak boleh merangkap anggota parlemen/DPR (Legislative)
5
Menteri boleh merangkap anggota parlemen/DPR (Legislative)
6
Masa jabatan menteri tergantung kepercayaan presiden
6
Masa jabatan menteri tergantung kepercayaan parlemen/DPR
7
Presiden bukan syimbol kedaulatan dan memegang kekuasaan pemerintahan
7
Ratu, raja, kaisar sebagai syimbol kedaulatan dan tidak memiliki kekuasaan pemerintahan









C.   Kelebihan  dan Kelemahan Sistem Presidensial dan Parlementer
          Kelebihan :
NO
Kelebihan Presidensial
NO
Kelebihan Parlementer
1
Kedudukan eksekutive (presiden dan menterinya) stabil karena tidak tergantung pada parlemen atau legislative
1
Membuat kebijakan cepat karena mudah terjadi penyesuaian karena legislative juga eksekutive (merangkap)
2
Masa jabatan eksekutive  jelas ( 4, 5, 6 atau 7 tahun ) tidak tergantung kepercayaan parlemen
2
Kabinet sangat berhati-hati karena pengawasan ketat / langsung dari parlemen sebab kabinet juga adalah anggota parlemen
3
Parlemen atau legislative bukan tempat kaderisasi eksekutive karena tidak boleh rangkap jabatan antara eksekutive dengan legislative
3
Pertanggungjawaban jelas karena kabinet dan yang mengawasi berada dalam lembaga yang sama  yaitu parlemen dan berasal dari partai oposisi
         
          Kelemahannya :
         
NO
Kelemahan Presidensial
NO
Kelemahan Parlementer

1
Membuat kebijakan hasil tawar-menawar antara eksekutive dengan legislative sehingga mudah terjadi kolusi

1
Kedudukan eksekutive / kabinet tidak stabil karena sewaktu-waktu dapat dijatuhkan oleh parlemen melalui mosi tidak percaya

2
Dapat tercipta kekuasaan mutlak sebab eksekutive termasuk menteri diluar pengawasan langsung legislative atau parlemen

2
Masa jabatan eksekutive / kabinet tidak jelas tergantung kepercayaan parlemen


3
Sistem pertanggungjawaban kurang jelas karena legislative dan eksekutive lembaga yang berbeda dan rakyat tidak memahaminya, biasanya presiden menyampaikan pidato di depan DPR/parlemen


3
Parlemen atau legislative tempat kaderisasi eksekutive karena boleh rangkap jabatan antara eksekutive dengan legislative

0 komentar

Posting Komentar